Ya Allah Panggil Kami Ke Baitullah, Sebelum Kami ke Rahmatullah

Ya Allah Panggil Kami Ke Baitullah, Sebelum Kami ke Rahmatullah

Allah SWT hanya memanggil kita sebanyak 3 kali.

  • Panggilan shalat
  • Panggilan ke Baitullah (Haji atau Umrah)
  • Panggilan ke Rahmatullah (wafat)

Ya Allah panggillah kami ke Baitullah Mu sebelum kau panggil kami ke Rahmatullah. Agar kami bisa minta ampun atas dosa-dosa kami di Rumah Mu …. Aamiin yra

Diantara syiar Islam yang mulia dan agung adalah Umroh dan Haji ke baitullah. Berbondong-bondong umat Islam dari seluruh penjuru dunia untuk memenuhi panggilan haji. Mereka berkumpul dan bersatu padu untuk mengagungkan nama Allah yang maha besar tanpa merisaukan perbedaan bahasa, bangsa, dan warna kulit.

Allah SWT berfirman:

“Dan umumkanlah kepada manusia untuk berhaji, niscaya mereka akan mendatangimu dengah berjalan kaki atau mengendari unta kurus dari segala penjuru yang jauh untuk menyaksikan segala yang bermanfaat bagi mereka.“ (al-Haj: 27-28).

Sedangkan ibadah umroh dianggap hanya sebagai liburan jalan-jalan biasa yang dikemas dalam bentuk ibadah ? Sehingga pemaknaan ibadah menjadi begitu mudahnya lenyap setalah keluar dari kedua kota suci itu ? Rasanya semestinya tidak demikian, apa pun ceritanya ibadah umroh begitu sakralnya. Bahkan tidak setiap orang meskipun dia mampu dapat sampai kesana. Perlu kita ketahui bahwa syarat Umrah atau Haji adalah:

  • Islam
  • Baligh (dewasa)
  • Berakal sehat (tidak terganggu fikirannya)
  • Merdeka (bukan budak belian)
  • Istitho’ah (mampu)

Allah selalu memanggil kita, kemudian kita menjawabnya…”Labbaik Allahumma Labbaik”, artinya adalah kami memenuhi dan akan melaksanakan perintah-Mu ya Allah… “Labbaika la syarika laka labbaik”, artinya tiada sekutu bagi-Mu dan kami insya Allah memenuhi panggilan-Mu….”Inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulka la syarika laka”, artinya sesungguhnya segala pujian, nikmat dan begitu juga kerajaan adalah milik-Mu dan tidak ada sekutu bagi-Mu.

Beberapa hadits menjelaskan keutamaan ibadah Umrah :

  • Diantara umroh dengan umroh menjadi penghapus dosa antara keduanya dan haji yg mabrur ganjarannya adalah syurga (HR. Al Bukhari)
  • Lakukan haji dan umroh beriringan karena keduannya menghapuskan kemiskinan dan dosa seperti hilangnya karat dari besi, emas dan perak (HR. At Tirmidzi)
  • Doa orang yang berperang fisabilillah, orang yg berhaji, orang yg ber umroh adalah duta-duta Alloh, doa mereka dikabulkan, permohonan mereka diluluskan (HR. Ibnu Majah)

Haji sebagai bentuk taqarrub (ibadah) yang agung disisi Allah, karena ia termasuk salah satu lima rukun Islam. Rasulullah bersaba:

بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Agama Islam dibangun diatas lima rukun, bersyahadat behwasanya tidak ada yang berhak diibadahi kecuali hanya Allah semata, dan sesungguhnya nabi Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berhaji ke Baitullah, dan shaum di bulan Ramadhan.”

Haji sebagai penebus dosa-dosa. Rasulullah bersabda:

مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ، وَلَمْ يَفْسُقْ، رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

Barang siapa berhaji karena Allah semata, dengan tidak berbuat keji dan kefasikan (dalam ibadah hajinya), niscaya ia kembali seperti dihari ketika dilahirkan oleh ibunya. (HR. al-Bukhari no. 1521 dan Muslim no. 1350, dari sahabat Abu Hurairah)

Haji yang mabrur akan di bawa ke dalam al jannah. Rasulullah bersabda :

العُمْرَةُ إِلَى العُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالحَجُّ المَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الجَنَّةُ

Antara satu umrah dengan umrah berikutnya merupakan penebus dosa-dosa antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan al-jannah (surga).(HR. al-Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349, dari sahabat Abu Hurairah)

edintrt

Kata umrah sendiri berasal dari akar kata ‘umr yang berarti usia. Maknanya adalah:

  • Menetapkan tujuan artinya bahwa usia harus memiliki tujuan. Disebutkan dalam QS 23:115 yang artinya “Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami
  • Berziarah artinya bahwa umur yang kita jalani ini hakikatnya adalah satu kunjungan ke muka bumi, dan merupakan tempat transit sebelum ke akherat
  • Meramaikan artinya bahwa usia yg sedang kita jalani kakekatnya adalah kesempatan untuk turut memakmurkan bumi dengan kebaikan. Disebutkan dalam QS 11:61 yang artinya “Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (do’a hamba-Nya).”

Ibadah haji dan umrah wajib ditunaikan sekali dalam seumur hidup bagi yang telah memenuhi syarat wajibnya. Rasulullah bersabda:

Wahai sekalian manusia sesungguhnya Allah telah mewajibkan atas kalian haji. Maka berdirilah al-Aqra’ bain Habis seraya mengatakan, Apakah haji itu wajib ditunaikan setiap tahun, wahai Rasulullah? Maka beliau pun menjawab, kalau aku, ya niscaya akan menjadi kewajiban setiap tahunnya, dan bila diwajibkan tiap tahun niscaya kalian tidak akan bisa menunaikannya, atau kalian tidak akan mampu menunaikannya, haji itu hanya sekali, barang siapa yang menunaikannya lebih dari itu maka dia telah melakukan tathawwu’ (ibadah sunnah/tambahan dari yang diwajibkan).(HR. Abu Dawud no. 1721, an-Nasaa’I no. 2620, Ibnu Majah no. 2886, dan al-Hakim dengan lafadz darinya no. 3155, barkata al-Hakim, hadits shahih sesuai syarat al-Bukhari dan Muslim dan dibenarkan oleh adz-Dzahabi, dishahihkan oleh al-Albani dalam al-Irwa’ 4/150)

Allah sudah menyebarluaskan undangan ini kepada seluruh umat manusia, namun hanya sebagian saja yang merasa terpanggil. Meskipun dari segi finansial kemampuan untuk kesana sudah ada, undangan pun sudah ada, namun kemauan untuk berangkat belum tentu ada. Padahal untuk berada disana tidak perlu menggunakan pakaian yang mewah hanya sederhana saja menggunakan 2 helai kain tanpa dijahit. Berbeda dengan undangan-undangan kawinan, dimana kita mesti menyiapkan segala sesuatunya dengan baik dan rapi.

Semoga yang membaca artikel inipun segera berangkat menuju ke Tanah Suci berikutnya…. Amiin yra

Untuk Informasi Lebih Lanjut, Hubungi :

PT. Arminareka Perdana Penyelenggara Perjalanan Umrah & Haji Plus terbesar Se-Dunia (Since Februari 1990)

Artikel Terkait: