Jihad Bagi Seorang Wanita

Jihad Bagi Seorang Wanita

Fatwa Syaikh Abdul Karim bin Abdillah Al Khudhair menjawab sebuah pertanyaan tentang bagaimana bentuk jihad bagi seorang wanita.

Bagi seorang wanita tidak ada kewajiban berjihad dalam artian khusus, yaitu jihad berperang melawan musuh. Namun, jihadnya seorang wanita adalah sebagaimana dibutkan dalam sebuah hadis:

عليهن جهاد لا قتال فيه الحج والعمرة

“Bagi mereka (wanita) jihad yang tidak ada peperangan di dalamnya, yaitu haji dan umrah” (HR. Ibnu Majah, 2910)

Jihad memang tidak wajib bagi wanita, sebagaimana Ibnu Qudamah rahimahullah berkata:

ويشترط لوجوب الجهاد سبعة شروط ; الإسلام , والبلوغ , والعقل , والحرية , والذكورية , والسلامة من الضرر , ووجود النفقة

“syarat wajibnya jihad ada tujuh: Islam, baligh, berakal, bukan budak, Laki-laki, selamat dari bahaya, adanya harta (untuk berperang)”

Akan tetapi wanita bisa meraih jalan jihad utama bagi mereka yaitu dengan melakukan haji dan umrah sebagaimana hadits di atas. Jika wanita ikut dalam peperangan untuk membantu para mujahidin seperti melakukan perawatan atau yang lainnya, selama aman dari fitnah maka hal ini memang terdapat dalam sebuah riwayat. Dengan syarat aman dari fitnah. Karena:

درء المفاسد مقدم على جلب المصالح

“Mencegah keburukan lebih didahulukan daripada mencari keutamaan”

hadits yang diriwayatkan dari Al Bukhari, hadits Ummul Mu’minin Aisyah Radhiallahu’anha dengan lafadz:

استأذنت النبي صلى الله عليه وسلم في الجهاد فقال: “جهادكن الحج

“Aku meminta izin kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam untuk pergi berjihad, lalu beliau bersabda: ‘Jihad kalian (wanita) adalah haji’”

Diriwayatkan oleh Al Bukhari (2882), yaitu hadits Rabi’ bintu Mu’awwidz radhiallahu’anha dengan lafadz:

كنا مع النبي صلى الله عليه وسلم نسقي ونداوي الجرحى ونرد القتلى إلى المدينة

“Kami (para wanita) dahulu (ikut berjihad) bersama Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, kami memberi minum dan mengobati orang yang terluka dan mengurusi jenazah agar dipulangkan ke Madinah”

Untuk Informasi Lebih Lanjut, Hubungi :

PT. Arminareka Perdana Penyelenggara Perjalanan Umrah & Haji Plus terbesar Se-Dunia (Since Februari 1990)

Artikel Terkait: